Juara Kelola Sampah Pasar Kodam Takluk Oleh Banjir Setengah Gerobak


Gambar 1. Pasar malam Kodam (Sumber: Dokumentasi pribadi Info Wareg)


Surabaya – Pasar Kodam merupakan sebuah pasar malam yang terletak di sekitar komplek Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya, Surabaya. Jika dilihat dari segi lingkungan, pasar ini memiliki sistem pengelolaan sampah yang rapi dan disiplin. kebersihan pasar ini menjadi prioritas bagi para penjual maupun pihak pengelola yaitu para tentara (TNI). 

Kebersihan Pasar Kodam dijaga ketat, terutama setelah jam operasional pasar ini berakhir. Dari hasil wawancara dengan salah satu pedagang, diketahui bahwa para pedagang memiliki tanggung jawab atas masing masing lapaknya. 

“Sampah dari hasil dagangan ditaruh bawah, nanti kalau sudah waktunya tutup sampahnya disapu, dikumpulin jadi satu ke tempat sampah.” tutur Bu Ririn, salah satu pedagang di Pasar Kodam.

Untuk mendukung kebersihannya, Pasar Kodam menyediakan tempat khusus bagi para pedagang untuk mencuci wadah atau piring yang mereka gunakan di bagian belakang pasar. Bu Ririn juga menambahkan bahwa jika terdapat sisa dari makanan yang beliau jual, maka beliau akan membawa pulang makanan tersebut dan tidak ditinggalkan di area pasar. 

Selain itu, setiap malamnya akan akan ada pihak pengelola dari tentara yang akan membersihkan dan membuang sampah sampah yang telah dikumpulkan oleh para pedagang ke tempat pembuangan akhir. Hal ini membuat lingkungan Pasar Kodam bersih dari sampah setiap harinya.

Seluruh area yang dijadikan pasar malam hingga lapak yang disediakan bagi para pedagang juga wajib dibersihkan setiap malam, dikarenakan pada saat pagi hari, tempat tersebut akan digunakan untuk kegiatan para tentara. Di pagi harinya, tempat tersebut akan digunakan oleh para tentara, sedangkan untuk malam hari akan ada pasar malam yang digelar di sana.

Para pedagang akan mempersiapkan dagangannya pada saat sore hari, dan setelah waktu maghrib berdatangan orang-orang yang berkunjung. Adapun jam operasional Pasar Kodam sendiri yaitu pada saat weekday akan buka hingga pukul 10.00 malam, sedangkan waktu weekend mereka akan buka hingga pukul 11.00 malam.

Namun demikian, jam operasional Pasar Kodam ini tak menentu ketika musim hujan. Para pedagang menuturkan bahwa cuaca juga memengaruhi kapan mereka akan mulai berjualan. 

Meskipun kebersihan lingkungannya terjaga sangat ketat, tetapi banjir tetap tidak bisa dihindari karena hujan yang terus menerus turun.

Perubahan cuaca dari panas ke hujan berpengaruh ke tempat Pasar malam Kodam diadakan. Jika hujan terjadi ketika sore dan tak kunjung reda waktu malam, maka para pedagang tidak akan berjualan dikarenakan tempat yang tidak memadai dan mendukung untuk menggelar stand yang ada.


Curah hujan yang tinggi akan menyebabkan air meluap dan menyebabkan banjir di tempat tersebut. Jika tak kunjung reda, air akan menenggelamkan seluruh tempat di lapangan yang kosong itu.


Bu Ririn selaku salah satu pedagang di Pasar malam Kodam juga mengatakan bahwa “Kalau hujan, di sini itu bakal tenggelam, banjirnya sampai setengah gerobak, apalagi sisi kanan sama kiri nya, di situ lebih parah dan lebih dalam lagi banjirnya”. Hal ini menyebabkan tutupnya pasar kodam dan kurangnya pemasukan para pedagang di Pasar malam Kodam.


Jika dilihat secara langsung, memang tanah sisi kanan dan kiri dari tempat tersebut lebih rendah, jadi bisa dipastikan bahwa ketika waktu hujan akan menampung air yang lebih banyak dibandingkan bagian tengah. Meskipun bagian tengah memiliki tanah yang lebih tinggi, tetapi hal ini tidak memungkiri bahwa tempat tersebut tetap terkena banjir ketika hujan lebat.




Ditulis oleh: Earlya Putri N, Syahmina Raisah Q


Komentar